Friday, June 20, 2014

Sosial media baik atau buruk sih?



Zaman sekarang ini kita semua sudah tahu bahwa teknologi sudah digunakan oleh setiap orang bahkan anak kecil. Dengan teknologilah kita bisa mengakses internet yang didalamnya terdapat sosial media untuk berinteraksi dengan banyak orang melalui dunia maya. Sosial media atau biasa kita sebut dengan sosmed sudah banyak bentuknya, seperti path, twitter, instagram, dan banyak lagi, dari semua jejaringan sosial itu kita bisa berinteraksi dengan siapapun kita mau. Tapi yang harus kita ketahui, sosial media itu baik atau buruk sih??
Semua hal didunia ini pasti punya sisi positif dan negatifnya, begitu juga dengan sosial media. Nah, pada posting saya kali ini saya akan membahas sedikit tentang baik dan buruknya sosial media.
Kebaikan sosial media
1.  Kita bisa menambah informasi mengenai apapun, dan dari berbagai macam sumber. Kita juga bisa menambah teman tetapi kita juga harus pintar-pintar dalam memilih dan tidak boleh langsung percaya, anggap saja bertambah teman berarti bertambah keluarga. Kita bisa sharing dengan orang lain melalui sosial media
2.  Sosial media juga sangat efektif untuk menyampaikan pesan secara cepat dan hemat waktu seperti lewat chatting. Dan tidak memerlukan banyak waktu untuk berinteraksi dengan orang atau menyampaikan hal yang penting misalnya.
3.  Kita juga bisa berbisnis dan mempromosikan bisnis kita lewat sosial media, hemat biaya juga dan jelas banyak orang yang bisa melihat bisnis kita
Keburukan sosial media
1.  Bisa membuat ketagihan sampai-sampai lupa waktu. Kita terus menerus online dan tidak peduli dengan sekitar
2.  Terkadangf orang juga terganggu dan menjadi punya pandangan negatif tentang kita kalau kita di sosial media sedikit heboh dan norak
3.  Kita juga bisa terpengaruh dengan orang lain ketika melihat up-date-an seseorang misalnya
4.  Bisa menjadi ajang penipuan seperti kasus-kasus yang sudah marak kita dengan karena berkenalan di sosial media lalu bertemu dan menghilang
Begitulah kira-kira baik dan buruknya sosial media. Kita bebas menggunakan sosial media tapi kita juga harus pandai-pandai memilih kata karena apa yang kita buat akan terpublish ke seluruh orang yang mengaksesnya dan akan membuat penilaian yang tidak baik, untuk itu gunakanlah sosial media sebaik mungkin agar tetap berguna dan menguntungkan.

Tes McNamer untuk Signifikansi Perubahan



Tes ini digunakan unutk melihat signifikansi perubahan yang terjadi dari “sebelum dan sesudah”. Sampel pada tes ini related (berhubungan). Digunakan pada data berskala nominal atau ordinal. Tes ini juga digunakan untuk variabel dikotomi, yang dimaksud variabel dikotomi  adalah variabel yang saling berlawanan misalnya :”benar-salah”,“berhasil-gagal”, dsb. Tes ini bekerja pada satu arah. Menggunakan Tabel C untuk melihat Ho diterima atau ditolak, tetapi harga kemungkinan yang diberikan tabel C harus dikalikan setengah karena tes McNamer merupakan tes satu sisi sementara tabel menyajikan harga dua sisi.
Tabel segi empat untuk melihat signifikansi perubahan

sesudah

-
+
sebelum
+
A
B
-
C
D

Kasus-kasus yang berubah terletak pada sel A dan sel D. Sementara yang tidak mengalami perubahan terletak pada sel B dan sel C.


Rumus : Awalnya berasal dari rumus Chi-Kuadrat
      =
           =
 =  - 1         ; db = 1
       x² =
·         Jika Tabel > x² à Ho diterima
·         Jika Tabel < x² à Ho ditolak


Contoh soal :
1.      Sebuah perusahaan produk shampoo ingin meneliti apakah dengan membuat produk dalam jenis kemasan baru akan membuat perilaku konsumen berubah terhadap pembelian produknya. Jenis kemasan baru tersebut merupakan berbentuk sachet dan dengan harga yang jauh lebih murah. Diambil 200 orang konsumen, sebanyak 40 konsumen berhenti menggunakan produk mereka, 80 konsumen tetap menggunakan produk mereka, 60 konsumen beralih ke produk mereka, dan 20 konsumen tetap menggunakan produk yang lain(bukan produk perusahaan tersebut).
Penyelesaian :
·         Rumusan Malasah : Apakah terdapat perubahan perilaku konsumen terhadap pembelian produk sebelum dan sesudah membuat jenis kemasan baru?
·         Ho : Tidak ada perubahan perilaku konsumen terhadap pembelian produk sebelum dan sesudah membuat jenis kemasan baru
·         Ha : Ada perubahan perilaku konsumen terhadap pembelian produk sebelum dan sesudah membuat jenis kemasan baru
·         Tes Statistik : Tes McNamer pilih karena menggunakan dua sampel berhubungan, merupakan tipe “sebelum dan sesudah”, dan menggunakan pengukuran nominal.
·         Tingkat Signifikansi : α = 0,05 dan N = 200
Tabel

Jenis kemasan baru

Tidak menggunakan
Menggunakan
Jenis kemasan lama
Menggunakan
40
80
Tidak menggunakan
20
60
=  
    =   =  = 3,61
Lihat tabel C, α = 0,05 (dua sisi) à α = ½ x 0,05 = 0,25 (satu sisi) dan db = 1
Nilai Tabel = 5,41
·         Daerah Penolakan : Tabel = 5,41 > x² = 3,61 à Ho diterima
·         Kesimpulan : karena Ho diterima, maka tidak ada perubahan perilaku konsumen terhadap pembelian produk sebelum dan sesudah membuat jenis kemasan baru.

2.      Seorang ibu rumah tangga yang kaya raya ingin mengetahui apakah dengan menaikkan gaji pekerjanya akan membuat kinerja pekerjanya berubah. Diamati dari 20 orang pekerjanya, 3 orang menjadi malas-malasan, 5 orang tetap rajin bekerja, 8 orang menjadi lebih rajin, 4 orang tetap bermalas-malasan.
Penyelesaian :
·         Rumusan Malasah : Apakah terdapat perubahan pada kinerja pekerja sebelum dan sesudah gaji dinaikkan.
·         Ho : Tidak ada perubahan pada kinerja pekerja sebelum dan sesudah gaji dinaikkan.
·         Ha : Ada perubahan pada kinerja pekerja sebelum dan sesudah gaji dinaikkan.
·         Tes Statistik : Tes McNamer pilih karena menggunakan dua sampel berhubungan, merupakan tipe “sebelum dan sesudah”, dan menggunakan pengukuran nominal.
·         Tingkat Signifikansi : α = 0,05 dan N = 20
Tabel

Sesudah gaji dinaikkan

Malas
Rajin
Sebelum gaji dinaikkan
Rajin
3
5
Malas
4
8
=  
    =   =  = 23,27
Lihat tabel C, α = 0,05 (dua sisi) à α = ½ x 0,05 = 0,25 (satu sisi) dan db = 1
Nilai Tabel = 5,41
·         Daerah Penolakan : Tabel = 5,41 < x²  = 23,27 à Ho ditolak
·         Kesimpulan : karena Ho ditolak, maka ada perubahan pada kinerja pekerja sebelum dan sesudah gaji dinaikkan.



Friday, June 6, 2014

Pengalaman tentang Pedagogi dan Andragogi



    Pendidikan sangat penting bagi manusia, baik itu tua ataupun muda karena ilmu tidak akan pernah habis dan harus terus dicari. Untuk itulah anak-anak maupun orang dewasa harus tetap mendapatkan pendidikan, namun dengan cara yang berbeda. Untuk itulah dikenal Pedagogi dan Andragogi di dunia pendidikan. Pedagogi merupakan teori belajar yang dikhususkan untuk anak-anak dan dibantu dengan orang dewasa untuk menyelesaikannya, sementara Andragogi adalah teori belajar untuk orang dewasa.
Kelas pagi ini (Jumat, 6 Juni 2013) membahas tentang Pedagogi dan Andargogi. Kali ini cara belajar di Psikologi Pendidikan berbeda dari biasanya yang selalu presentasi. Masing-masing dari kami diberikan kertas yang menyangkut seputar Pedagogi dan Andragogi lalu kami harus mencocokkannya dengan kertas lain. Seru menurut saya, karena jarang-jarang bisa belajar dengan cara seperti ini dan sangat menarik, kami dibebaskan untuk mencari pasangan kertasnya jadi tidak monoton dan tidak membosankan. Ternyata cara pembelajaran seperti itu menggunakan Andragogi (karena kami sudah masuk tahap dewasa walaupun belum sepenuhnya J).
Saya dapat mengambil banyak tentang perbedaan Pedagogi dan Andragogi. Pada Pedagogi guru merupakan sumber utama dalam pengajaran, sementara siswa masih bersifat pasif. Semua diatur oleh guru, mulai dari perencaan, perumusan tujuan, sampai evaluasi semua dilakukan oleh guru. Pembelajaran yang diberikan juga hanya berpusat pada intinya dan tidak membahas lebih lanjut. Siswa masih bergantung pada guru dan selalu menganggap apa yang diberikan guru adalah benar karena siswa belum berperan aktif. Karena siswa masih pasif jadi siswa masih memiliki sedikit informasi dan pengalaman. Siswa juga masih menggunakan logikanya ketika dihadapkan dalam suatu persoalan.
Pada Andragogi diri sendirilah yang bertindak demi kesuksesan. Gaya belajarnya sudah  independen, kita harus mencari sendiri apa yang kita butuhkan jadi kita dituntut untuk aktif agar mendapatkan banyak informasi. Selanjutnya flexibel, kita dibebaskan untuk mencari suatu informasi dan kesempatan, bukan yang harus diatur-atur. Pengalaman merupakan hal yang sangat penting karena dapat banyak belajar untuk kedepannya. Ide-ide juga berasal dari kita sendiri untuk memperkaya wawasan. Perencanaan juga dilakukan oleh diri sendiri karena sudah harus tahu apa yang dibutuhkan, apa yang harus dilakukan, dan apa yang dirasa penting untuk pendidikannya.
Pengalaman saya mengenai Pedagogi, ketika saya masih SD guru yang menjelaskan seutuhnya, seperti membacakan suatu cerita, lalu menjelaskannya dan memberikan kesimpulan dari pelajaran tersebut. Pernah juga ketika pelajaran matematika, guru saya mendiktekan soalnya, lalu mengerjakan bersama-sama dalam arti guru saya menjelakan dipapan tulis dan kami memperhatikan caranya lalu memberikan kesimpulan dari soal tersebut. Ketika saya SMP juga masih seperti itu, guru yang merencanakan mau belajar apa dan dia berceramah tentang pelajaran seutuhnya kami hanya mendengarkan, ini terjadi ketika pelajaran sejarah.
Pengalaman saya mengenai Andragogi ya masih berlanjut sampai sekarang. Ketika kuliah dituntut untuk menjadi aktif, bertanya sana sini mencari informasi sendiri untuk kebutuhan diri sendiri. Ketika sebelum memasuki kelas juga harus belajar dan harus sadar akan kebutuhan yang harus dipenuhi. Tidak bisa berharap semata-mata ilmu dari dosen tanpa harus mencari lagi dari tempat lain. Pengalaman lainnya seperti pada kelas Psikologi Pendidikan pagi ini yang sudah saya bahas diatas. Kita dibebaskan untuk mencari pasangan kertas, gaya belajar juga independen, harus aktif bertanya kepada teman lain mengenai isi kertas lalu mecocokkannya.
Mungkin itu saja pengalaman yang bisa saya share mengenai Pedagogi dan Andragogi, topik ini menarik untuk dibahas dan dipelajari lebih lanjut menurut saya karena banyak yang bisa diambil untuk pengalaman sehari-hari dan dapat membedakan antara pengajaran untuk anak-anak dan orang dewasa. Semoga bermanfaat bagi yang membaca ya.